Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Mei 2015

Opera Software Keluarkan Fitur Terbaru

Opera keluarkan fitur terbaru yaitu opera mini meluncurkan versi terbaru melalui satu juta download lewat Google Play dan menempatkan aplikasi browser asal Oslo Norwegia tersebut menduduki peringkat teratas di 18 Negara di dunia termasuk di Indonesia.

Saat ini opera software mengefisiensikan data pengguna Smartphone, salah satunya memfokuskan diri pada penghematan data melalui fitur yang dapat mengkompresi sebuah halaman sebanyak 10%  dari ukuran aslinya. Teknologi kompresi tersebut dapat memperpanjang paket data para pengguna serta mempercepat proses aktivitas penjelajahan internet.

Sebagai negara ke-2 terbesar pengguna opera setelah India, Indonesia menjadi salah satu target pasar opera untuk mengembangkan sayap bisnisnya, yang ditargetkan mampu meningkat 2 kali lipat dari jumlah pengguna opera mini di android saat ini.

Seberapa besar pentingnya opera software memandang Indonesia sebagai pasar industri pengguna mobile ? menurut Vice President & Communications Opera Software ASA yaitu Karin Greve-Isdahl, bahwa Indonesia adalah pasar kedua terbesar opera, jadi Indonesia selalu penting bagi opera.

Di Indonesia opera mempunyai 30 juta pengguna produk terpopuler yang dikeluarkan oleh opera yaitu opera mini, itu adalah sesuatu yang sangat mereka banggakan. Dan ketika ditanyakan berapa jumlah pengguna opera secara global maupun di Indonesia, Karin menjawab bahwa secara global opera mempunyai 350 juta pengguna dari berbagai platform, baik dari televisi, desktop, dan ponsel terutama melalui ponsel pintar. Sedangkan di Indonesia sendiri opera mempunyai 30 juta pengguna opera mini dan beberapa juta pengguna desktop.

Tingginya penetrasi samartphone sudah pasti mendorong penggunaan opera, opera melihat angka signifikannya seiring orang-orang berpindah dari featurephone menuju smartphone, mereka ingin mengakses internet, mereka melihat bahwa penetrasi internet secara global berkembang dengan sangat pesat.

Tetapi saat ini     dari populasi dunia masih belum memiliki akses internet, dan opera adalah salah satu yang ingin menurunkan penghalang akses internet. Atas dasar itulah mereka meluncurkan opera mini yaitu sebuah browser yang sangat cepat dan aman yang memberikan akses internet kepada para penggunanya dimanapun mereka berada dan pada perangkat apapun.

Opera melihat saat ini ketika orang berpindah dari ponsel biasa menjadi smartphone, mereka terus menggunakan opera mini, karena mereka tahu bahwa produk ini bekerja dengan baik dan mereka sudah mengenal merknya, maka opera berpikir ingin meningkatkan jumlah pengguna berbasis smartphone menjadi dua kali lipat dalam waktu dua tahun ke depan.

Karin juga menambahkan bahwa baru dua minggu yang lalu opera meluncurkan versi terbaru browser opera mini, browser yang sudah cukup dikenal oleh orang-orang Indonesia. Yang kami lakukan adalah kami membuat User Interface(UI) uang sangat native yang ditargetkan untuk platform android, kami juga memastikan untuk meng-upgrade browser kami setiap saat sehingga menjadi sangat aman dan orang lain tidak bisa mengakses informasi yang anda cari saat anda sedang online.


Beberapa bulan lalu kami mengakuisisi perusahaan asal Toronto (Kanada) yang terfokus pada keamanan online. Seiring kami berjalan maju, kami akan mengintegrasi teknologi ini ke dalam browser kami untuk memastikan bahwa opera mini tidak hanya menjadi browser yang tercepat yang ada, tetapi juga browser yang paling aman imbuh karin.

* diolah dari berbagai sumber
Read more

Selasa, 05 Mei 2015

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia melemah

coretan murid
ilustrasi bisnis & ekonomi
Assalamualikum sahabat blogger semua, sesuai dengan prediksi banyak pihak pertumbuhan Ekonomi Indonesia kwartal I di bawah 5 %, berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada tiga bulan pertama tahun ini pertumbuhan Ekonomi hanya mencapai 4,71%, pertumbuhan Ekonomi Indonesia terus turun jika dibandingkan pertumbuhan Ekonomi kwartal I sejak tahun 2012 hingga 2015 mengalami penurunan yang cukup signifikan, pengamat Ekonomi mengatakan jika konsumsi swasta, belanja pemerintah, dan investasi tidak mampu didorong maka pertumbuhan Ekonomi pada kwartal II juga akan sulit.

Pasalnya ketiga faktor tersebut sangat mempengaruhi pertumbuhan Ekonomi, menurut pengamat juga asumsi pertumbuhan Ekonomi sebesar 5,7% dalam APBNP 2015 sulit tercapai bahkan diperkirakan hanya akan sebesar 5,3%.

Direktur Komunikasi Bank Indonesia Peter Jacobs mengatakan Bank Indonesia akan mengambil langkah kebijakan yang tepat terkait dengan perlambatan Ekonomi pada kwartal pertama tahun ini yang diakui di bawah ekspektasi Bank Indonesia.

Bank Indonesia mendorong Pemerintah untuk melakukan reformasi struktural dan percepatan pembangunan infrastruktur untuk mendorong pertumbuhan Ekonomi, selain itu perlu adanya kebijakan untuk mendorong daya saing dan peningkatan ekspor yang diharapkan dapat memperbaiki defisit transaksi berjalan, dalam APBNP 2015 Pemerintah mengasumsikan pertumbuhan Ekonomi sebesar 5.7%.

Dari pertumbuhan Ekonomi Indonesia yang menurun tentu saja berimbas kepada berbagai sektor antara lain sektor perbankan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan pertumbuhan laba perbankan pada triwulan pertama tahun ini mengalami perlambatan hal tersebut tercermin dari pertumbuhan kredit Bank yang hanya tumbuh sebesar 1% pada triwulan pertama.

Deputi pengawas Bank Otoritas Jasa Keungan (OJK) Irwan Lubis mengatakan pendapatan bunga dari penyaluran kredit merupakan aktivitas bisnis perbankan yang utama sehingga perlambatan pertumbuhan kredit mempengaruhi laba Bank. OJK mencatat pertumbuhan kredit pada kwartal pertama hanya sebesar 1% padahal target pertumbuhan kredit pada tahun ini mencapai 16,7%.

OJK berharap pertumbuhan kredit perbankan pada kwartal II dan kwartal III akan lebih baik dibandingkan dengan kwartal pertama meskipun sangat bergantung pada kondisi Ekonomi, selain itu belanja Pemerintah dan belanja swasta serta konsumsi diharapkan dapat lebih maksimal sehingga dapat mendorong laju kredit, meskipun mengalami perlambatan namun OJK belum akan merevisi target pertumbuhan perbankan pada tahun 2015 sebesar 16,4%.

Selain ke sektor perbankan perlambatan pertumbuhan Ekonomi juga berimbas ke sektor transportasi, sepanjang Januari hingga Maret 2015 sektor transportasi Nasional masih terimbas fluktuasi harga bahan bakar minyak, kecelakaan pesawat Air Asia pada akhir tahun lalu dan pelemahan nilai tukar rupiah.

Pada transportasi laut mencatat penurunan baik dari sisi jumlah penumpang maupun sisi jumlah barang yang diangkut, tercatat tiga juta penumpang menggunakan transportasi kapal atau turun sebanyak 1,06% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Demikian semoga bermanfaat

*Dari berbagai sumber
Read more

Rabu, 08 April 2015

Google Dikabarkan Berminat Beli Twitter

Google-photo kompas
Google dikabarkan tengah menyiapakan akuisisi besar. Raksasa internet itu akan mencaplok Twitter yang merupakan raksasa lain di dunia media sosial.

Situs berita Telegraph pada Rabu (8/4/2015) mengabarkan saat ini ada dua perusahaan yang saat ini dikabarkan sedang melakukan pendekatan serius pada Twitter. Salah satunya, terindikasi sebagai Google.

Indikasi lain yang menunjukkan kebenaran soal upaya akuisisi Google adalah Twitter saat ini telah menyewa Goldman Sachs untuk menangani isu akuisisi.

Sayangnya, hingga kini belum ada kepastian mengenai kabar tersebut. Google, Twitter, dan Goldman Sachs belum memberikan konfirmasi atau jawaban terkait hal ini.

Analis dari Pivotal Research Group Brian Wieser berkomentar akuissii tersebut mungkin saja benar-benar terjadi. Twitter merupakan perusahaan yang menarik untuk banyak pembeli.

"Saya rasa logis untuk mengatakan banyak alasan yang membuat Twitter tampak menarik untuk pembeli potensial," ujarnya.

Namun perusahaan yang ingin mencaplok Twitter, menurut pendapat Wieser, mesti memiliki dana yang sangat besar mengingat kapitalisasi pasar perusahaan yang dipimpin Dick Costolo itu mencapai lebih dari 34 miliar dollar AS.

Google adalah salah satu perusahaan yang cocok untuk melakukan akuisisi itu. Mereka memiliki kas sebesar 60 miliar dollar dan saat ini tercatat sedang berjuang mati-matian di ranah media sosial.

Raksasa internet itu memiliki Google+ dengan jumlah pengguna aktif sampai 300 juta orang. Namun media sosial ini masih harus berjuang keras bila menghadapi Twitter atau Facebook.

Kabar soal akuisisi ini, meski belum terkonfirmasi, telah mempengaruhi nilai saham Twitter. Pada penutupan perdagangan Selasa sore waktu setempat, saham Twitter naik 2,42 dollar AS menjadi 53,28 dollar AS per lembarnya.

Sementara itu, saham Google menanjak 4,39 dollar AS menjadi 541,16 dollar AS per lembarnya.
Sumber: http://tekno.kompas.com
Read more

Selasa, 10 Maret 2015

Google Dikabarkan Punya Proyek Rahasia Android

Logo Google (Reuters)
Google dikabarkan tengah menyiapkan proyek Android rahasia. Proyek disebutkan akan membuat sistem operasi besutan Google menjadi lebih menarik bagi pengguna.

Google dilaporkan sudah memiliki tim lengkap untuk mengerjakan versi Android yang rahasia. 

Dikutip dari BGR, Selasa, 10 Maret 2015, menurut sumber yang tahu kabar itu membeberkan ke Wall Street Journal, Google memiliki puluhan insinyur dan staf yang mengerjakan Android secara khusus untuk perangkat virtual reality (VR). 

Google disebutkan ingin merilis Android khusus pada perangkat anyar itu yang sudah mulai bermunculan. Sebelum perangkat itu muncul ke konsumen, Google ingin bersiap menyediakan sistem operasi khusus itu. Dengan demikian langkah ini membantu para pembuat perangkat VR menciptakan ekosistem perangkat.

Sumber yang dikutip Wall Street Journal itu mengaku belum mengetahui secara pasti kapan perangkat VR yang menjalankan Android khusus bakal dirilis. Wujud sistem operasi khusus pada perangkat VR itu juga masih menjadi teka-teki. 

Wall Street Journal menyebutkan proyek khusus ini dipimpin oleh Clay Bavor, Wakil Presiden Manajemen Produk Google dan Jeremy Doig, Direktur Teknik Google. 

Bavor diketahui telah membantu menciptakan perangkat yang mengubah ponsel pintar bisa menhadi headset VR. Perangkat ini disebut Cardboard VR viewer Google. 

Saat ini pembuat perangkat VR sudah makin bermunculan. Tercatat beberapa perusahaan sudah mengembangkan produk VR yaitu Facecook yang telah mengakuisisi Oculuc VR, Samsung dengan bantuan Oculus, HTC yang bekerjasama dengan Valve on the Vive, Microsoft yang telah memiliki konsep produk VR dan Sony dengan proyek Morpheus untuk PlayStation 4.

Sumber : http://teknologi.news.viva.co.id
Read more